Dare to dream..

Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukan dunia

Bebaskan mimpimu ke angkasa raih lah bintang di surga.

Waktu aku smu, aku pernah membaca buku “Merancang hidup dan merencanakan masa depan” bukunya Marwah Abu Daud. Selesai aku membaca buku itu, aku mulai memahami arti sebuah mimpi. Aku pun menuliskan mimpi- mimpiku lalu aku membuat time tableku sendiri, 25 tahun kedepan, 10 tahun kedepan, 5 tahun kedepan. Semua telah aku tata sedemikian rupa dan aku berusaha untuk mencapainya. Aku tetapkan target – target kecil untuk kemudian melangkah menuju sesuatu yang besar. Aku selalu bahagia dengan keberhasilan – keberhasilan kecil yang membuatku yakin aku mampu meraih yang lebih besar. Ada fighting dan spiritnya saat itu, Ada pula hati yang ikut bergerak karenanya.

Di umurku yang 20 thn, sesuatu terjadi di hidupku.Berawal dari perubahan kecil yang dampaknya cukup besar. Cukup besar hingga akhirnya perubahan itu berubah menjadi perubahan besar. Mimpi – mimpi yang sudah aku tata, time table yang sempat aku buat aku tinggalkan begitu saja. Aku mengubah mimpi – mimpiku menjadi sebuah mimpi – mimpi sederhana. Saat itu aku hanya bermimpi aku ingin bahagia dengan keadaanku yang baru, Aku tidak mau bermimpi yang tinggi – tinggi.

Setahun kemudian, di umurku yang 21 thn. Sesuatu yang lebih besar kemudian terjadi, berbagai masalah timbul. Di penghujung tahun masalah yang bagiku sangat besar muncul. Psiskis maupun fisikku tidak sanggup menanggungnya. Daya tahan tubuhku pun mulai menurun, tapi aku coba bertahan dengan bermimpi. Aku menata ulang mimpi – mimpiku. Aku mencoba berdiri tegak diatas mimpi – mimpi baruku, mencoba menjalani hidup dengan mimpi itu. Namun kemudian di akhir tahun karena sebuah sms tidak bertanggungjawab mimpi – mimpi itu hancur berantakan, benar – benar jadi debu dan tertiup angin, begitu juga dengan hidupku.

Tidak mudah menjalani tahun itu, Aku bahkan berani mengatakan bahwa aku sempat mengalami gangguan jiwa. Ya..aku mengalamimya. Bahkan kejadian itu membuat aku trauma hingga saat ini. 3 tahun sudah berlalu namun kejadian itu masih terekam jelas dikepalaku, rasa itu masih ada, bahkan psikosomatisnya pun masih ada. Perubahan yang cukup signifikan terjadi. Bergulat dengan diri sendiri, melepas pikiran untuk mengakhiri hidup, berhenti melamun yang akhirnya buatku mengalami disorientasi ruang dan waktu.

Setelah kejadian itu, aku benar – benar tidak mau dan tidak mampu untuk bermimpi. Aku hanya bersyukur masih bisa menjalani hari – hariku dengan normal dan aku hanya ingin menjalani hari – hariku saja sehari demi sehari. Yang semula ntar gimana, menjadi yasudah gimana ntar. Yang semula semua rapi dan terencana menjadi berantakan dan jalani saja. Semua berubah, hidupku, cara fikirku. Honestly aku masih belum bisa berdamai dengan diriku sendiri, belum bisa berdamai dengan seseorang yang aku menyalahkan semua yang terjadi ini karena ulahnya ( Yang terakhir kudengar sms itu hanyalah permainan dia dan temannya dan hanyalah salah satu caranya untuk merasa diperhatikan, atau mungkin untuk merasa penting Grrrrrrrr……).

Namun, Tuhan sangat sayang padaku melalui tanganNya aku diingatkan kembali untuk bermimpi, agar aku bisa merasa lebih hidup. Memiliki soul dan spiritku lagi. Menjalani hari dengan menggunakan hati lagi, tidak hanya sekedar robot yang menjalani hari demi hari sekedar rutinas.

Dengan tangannya Tuhan berusaha menyadarkanku kembali betapa pentingnya sebuah mimpi. Terimakasih untuk A yang sudah slalu memberi supportnya untukku, dan selalu berusaha untuk mengingatkan aku tuk kembali pada mimpi -mimpi ku. ( luv u A..)

Terimakasih untuk Tuhan yang sebulan lalu membuatku membeli buku yang aku pilih secara acak tapi isinya semua ternyata tentang menggapai mimpi. Setelah membaca buku itu aku berusaha untuk bermimpi lagi ( sungguh buatku bermimpi itu memerlukan usaha )

Terimakasih untuk Tuhan yang hari ini aku diberi kesehatan hingga dapat menghadiri sebuah pelatihan dan kembali mengingatkan aku untuk bermimpi, mengingatkan aku lagi dengan arti sebuah mimpi.

Teman, apapun yang kalian jalanin sekarang. Coba pejamkan mata sejenak lalu bayangkan apa yang kamu inginkan untuk besok, dua hari kedepan, seminggu kedepan, sebulan kedepan, setahun kedepan, 5 tahun kedepan dan 10 tahun kedepan. Coba bayangkan gambaran apa yang ada dipikiran teman – teman, ingin menjadi seperti apa teman – teman nantinya, mimpi apa yang ingin teman – teman raih.

Bagi yang sudah melihat mimpi itu, kejarlah mimpi itu. Bagi yang belum mari kita sama – sama merumuskan , mencari dan menggambarkan mimpi – mimpi itu..

Aku pernah punya mimpi dan mencoba meraihnya, pernah juga kehilangan semua mimpi dan menjalani hari – hari tanpa mimpi. Percayalah teman jika kita punya mimpi, hidup kita kan lebih bermakna, soul dan spirit yang terpancar dari diri kita akan sangat berbeda dan akan membuat perbedaan juga dalam menjalani hari – hari kita. ( perbedaan ini akan teman – teman rasakan sendiri dan mungkin oleh orang – orang sekitar teman – teman ).

So friend just dare to dream and fight for it.. 🙂

Advertisements

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: