
taken from here

taken from here

ketika kau dinilai oleh sesamamu..
Setiap manusia pasti pernah Khilaf,
dan aku hanya salah satu dari sekian banyak manusia
yang juga tak luput dari khilaf
pernah ku membenci diriku sendiri
pernah juga ku dibenci karena menjadi diriku
aahh atau mungkin skrg pun aku masih di benci


Petang ini kulangkahkan kaki menuju stasiun kereta
Tidak untuk pergi
tapi untuk sekedar menyepi
merasakan keterasingan diantara hiruk pikuk manusia
Duduk diantara calon penumpang
memandangi wajah-wajah setiap orang
Merenungi hakikat diri
mensyukuri setiap apa yang dimiliki
mencoba berkaca dan introspeksi
menyadari aku tidak sendiri
petang ini
mataku menangkap bayangmu
ketika kau datang
tersenyum kepadaku
lalu kitapun melangkah bersama
berdampingan, saling bergenggaman
berjanji tak kan melepaskan hingga akhir usia
Tak terasa malam semakin larut
kukencangkan jaket dan kulangkahkan kaki
kuberjalan meninggalkan stasiun
kuambil telepon genggamku dan kukabarkan hariku padamu diujung sana
stasiun kereta
17 januari 2012
ini bukan tentang aku atau dia
ini tentang mu
ini tentang apa yang membuatmu bahagia
karena cinta tidak datang dari bibir, lidah atau pikiran
cinta datang dari hati
maka dengarkanlah kata hatimu
Do what makes u happy, be with who make you smile
laugh as much as you breath
Will always love you, just be happy dear..

Same place
Same sky
We are together here
Wacthing for lot of fireworks
Did u realize?
One year pass again
in we are still in the same place
for sure just me in the same place

Tidak ada yang bisa dibanggakan dari angka 8
ah..atau aku semestinya bangga dengan angka 8 itu
tapi apalah arti dari 8
jika bisa terganti oleh 2,3 atau 4
Tapi baik aku,kamu,kita
tetap akan terikat oleh kisah perjalanan menuju angka 8
mengisi setiap ruang memori, mengalir di setiap sel darah
membayangi di setiap langkah
akankah semua sia-sia?

8 tahun yang lalu, pertama kali kita menjadi dekat. Kujalani hari-hari dengan hadirmu. Ntah sejak kapan aku mulai jatuh cinta padamu dan ntah sejak kapan aku ingin membasuh segala sakitmu dengan tawa. Mendampingimu dalam setiap cerita.
5 tahun yang lalu, aku berdoa pada Tuhan, “jika memang dia jodohku maka dekatkanlah, jika bukan maka jauhkanlah”. Tuhan kemudian menjawab doaku dengan mengirimmu ke pulau sebrang. Aku pasrah,aku terima, namun kemudian Tuhan memberiku skenario lain dan kamipun terikat satu dengan yang lainnya hingga kini.
Masih saja tidak berubah
semenjak terakhir kita berinteraksi
kau masih menutup mata, hati dan pikiranmu
tidakkah kamu bisa melihat dari sisi lain
tidak hanya dari sisi dirimu saja
tidakkah kamu bisa lebih menghargai
untuk beberapa hal kamu memang lebih unggul
tapi sungguh itu tidak membuatku bisa menghormatimu
PS: buka mata, u deserve more..

Just wanna see u fall asleep in the night like this
hug u tight
I could stay awake just to hear you breathing
Watch you smile while you are sleeping
Well you’re far away and dreaming
I could spend my life in this sweet surrender
And just stay here lost in this moment forever
Well, every moment spent with you
Is a moment I treasure